Senin, 09 Desember 2019


BAB I
PENDAHULUAN


1.        Latar Belakang
Parts of Speech dalam bahasa Inggris berarti jenis-jenis kata atau kelas-kelas kata. Disebut parts of speech karena bagian-bagian dari ucapan atau bagian-bagian kalimat (ingat, pada dasarnya kalimat dalam bahasa adalah kalimat yang diucapkan, bukan dituliskan).
Jadi, kata-kata itu merupakan “bahan dasar” di dalam sebuah “bangunan” kalimat, bukan “fungsi” kata di dalam kalimat. Mengapa demikian? Karena sebuah kata bisa mempunyai beberapa (lebih dari satu) fungsi dalam kalimat.
Ada beberapa jenis dari Parts of speech yaitu noun, adjective, adverb, pronoun, dan lain sebagainya. Setiap jenis memiliki arti dan fungsi yang berbeda-beda.

2.        Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis merumuskan beberapa hal yang menjadi pembahasan pada makalah ini, yaitu :
1.    Noun (Kata benda)
2.    Pronoun (Kata ganti)
3.    Verb (Kata kerja)
4.    Adjective (Kata sifat)
5.    Adverb (Kata keterangan)
6.    Preposition (Kata depan)
7.    Conjunction (Kata sambung)
8.    Interjection
9.  Sentences

3.        Tujuan Penulisan
Adapun yang menjadi tujuan penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan kita dan keahlian kita dalam memahami Parts of Speech.




BAB II
PEMBAHASAN

1.    Pengertian Noun
Noun adalah suatu kata yang digunakan untuk menamai orang, benda, hewan, tempat, dan konsep abstrak. Kata benda bahasa Inggris ini merupakan satu dari delapan part of speech.
Selain berbentuk sederhana (hanya terdiri dari satu kata) kata benda bahasa Inggris ini mungkin berbentuk frasa: noun phrase (my bag, the thickbook). Noun phrase merupakan frasa kombinasi antara noun (sebagai inti) dengan modifier. Noun juga mungkin berkolaborasi dengan part of speech  lain membentuk kata dengan makna baru yang disebut compound noun (waterfall,roadshow).
Di dalam suatu kalimat, noun dapat berfungsi sebagai:
a.       subject of a sentence (contoh kalimat: Tommy has run the company since 1993.)
b.       subject / object complement (contoh kalimat: She is a denstist.)
c.        direct / indirect object (contoh kalimat: You hit the nail on the head.)
d.       object of a preposition (contoh kalimat: She was walking on the street when she was attacked.)
Macam dan Contoh Noun
Macam beserta contoh noun antara lain sebagai berikut:
a.       Countable dan uncountable Noun: countable merupakan kata benda yang dapat dihitung (tomato ~ tomatoes, man ~ men), sebaliknya, uncountable tidak dapat dihitung (cheese, sugar).
b.       Proper dan common noun: proper merupakan penggolongan kata benda secara spesifik dimana menggunakan huruf kapital pada huruf awalnya (Jakarta, Gramedia), sedangkan common secara umum (city, shop).
c.       Abstract dan concrete noun: abstract merupakan kata benda yang tidak dapat diamati dengan panca indra (love, romance). Kebalikannya, concrete dapat diamati dengan panca indra (book, fluor).
d.       Collective noun: untuk menyatakan suatu nama kelompok atau kumpulan (class, deer).
e.       Noun Substitute:
Noun substitute adalah suatu konstruksi yang berfungsi seperti noun. Beberapa contoh kalimatnya adalah sebagai berikut.


f.        Noun Clause:
dependent clause yang berfungsi sebagai noun (The kitten followed wherever the woman went).
Gerund: bare infinitive+ing (I hate waiting).
Infinitive: to+bare infinitive (His dream is to win the competition).

2.    Pengertian Pronoun
Pronoun adalah kata yang digunakan untuk menggantikan noun (kata benda) yang dapat berupa orang, benda, hewan, tempat, atau konsep abstrak. Kata ganti benda ini merupakan satu dari delapan part of speech.
Macam-Macam dan Contoh Kalimat Pronoun
Berikut macam-macam dan contoh kalimat pronoun beserta penjelasan singkatnya.

Penjelasan
Contoh Kalimat Pronoun

Personal Pronoun (I, you, they, we, she, he, it, us, her, his, them, mine, yours, its)

Kata ganti untuk orang, hewan, benda, atau hal secara spesifik. Bentuk kata ganti ini tergantung pada peran (subject, object, possessive), jumlah, orang ke-, dan genderdari noun yang digantikan.
She prefers to brisk walk to jog.
(Dia lebih memilih jalan cepat daripada joging.)

Yours is on the table.
(Punyamu di atas meja.)

Demonstrative Pronoun (this, that, these, those)

Kata ganti yang menggunakan parameternumber (jumlah) dan distance (jarak).
This is the most interesting book I have ever read.
(Ini buku paling menarik yang saya pernah baca.)

Interrogative Pronoun (who, what, which, whose, whom, etc)

Kata ganti yang digunakan untuk mengajukan pertanyaan.
Who is that man?
(Siapa lelaki itu?)

Relative Pronoun (who, whose, which, whom, that, etc)

Kata ganti yang biasanya mengawali relative clause.
The packet, which was sent a week ago, has received.
(Paket tersebut, yang dikirim seminggu lalu, telah diterima.)

Indefinite Pronoun (anything, everything, none, someone, something, etc)

Kata ganti untuk orang, benda, atau hal secara umum atau tidak spesifik.
You did everything right.
(Kamu melakukan semuanya dengan benar.)

Reflexive Pronoun (myself, yourself, itself, youselves, himself, herself, ourselves, themselves )

Kata ganti yang digunakan untuk menyatakan bahwa subjek menerima aksi dari verb (reciprocal action) pada suatuclause atau kalimat.
I‘m going to buy myself new jeans.
(Saya akan membeli celana jins.)

Intensive Pronoun (bentuknya sama dengan reflexive pronoun)

Kata ganti yang digunakan untuk memberikan penekanan pada noun yang mendahuluinya.
I myself promise not to corrupt the project.
(Saya berjanji tidak akan mengorupsi proyek tersebut.)

Reciprocal Pronoun (each other, one another)

Kata ganti yang digunakan pada kondisi ketika dua atau lebih subjek melakukan aksi yang sama satu sama lain.
They love each other.
(Mereka saling mencintai.)



Pronoun-Antecedent Agreement
merupakan persesuaian antara pronoun dengan antecedent dalam hal number, person, dan gender. Apa itu antecedent? yaitu kata, frasa, atau klausa yang digantikan oleh pronoun. Agreement ini diperlukan tentunya jika ada keduanya di dalam kalimat.
Contoh:
You should take off your shoes there. (Kamu harus melepas sepatumu di sana.) [antecedent, pronoun]
Expletive Pronoun (There & It)
Expletive merupakan “empty words” atau kata-kata yang tidak menambah arti, namun berguna untuk memberi penekanan pada bagian tertentu suatu kalimat. There/it digunakan bersama verb be untuk membentuk expletive construction.
Contoh:
1
There is no food in my house. (Tidak ada makanan di rumahku.)
2
It was easy to meet him. (Dulu mudah bertemu dengannya.)

3.    Verb
Verb (kata kerja) adalah suatu kata yang berfungsi untuk menunjukkan tindakan dari subject, menunjukkan peristiwa atau keadaan. Verbmerupakan satu dari delapan part of speech. 
Kata kerja bahasa Inggris tidak selalu berbentuk simple (satu kata), melainkan mungkin berupa frasa hasil kombinasi dengan particle menjadi phrasal verb (get in, make up, read over).

Macam-Macam dan Contoh Verb
Beberapa macam dan contoh verb  antara lain sebagai berikut.
a.       Transitive dan Intransitive: Transitive diikuti direct object (contoh kalimat: The boy kicked the ball), sedangkan intransitive tidak (contoh kalimat: Cheryl often sneezes while cleaning).
b.       Regular dan Irregular: Pada bentuk regular, past tense dan participle didapat dengan menambahkan suffixed pada base form  sedangkan pada irregular, caranya lebih bervariasi.
c.       Action dan Stative: Action (eat, play) menyatakan bahwa sesuatu terjadi, sedangkan stative (love, need) menyatakan kondisi yang cenderung tetap.
d.       Finite dan Non-Finite: Finite dipengaruhi tense dan subject-verb agreement, sedangkan non-finite tidak.
e.       Linking Verb: menghubungkan subject of a sentence dengan deskripsinya (contoh kalimat: She is young and beautiful).
f.        Causative: Kata kerja untuk menunjukkan bahwa subjek tidak bertanggung jawab langsung terhadap aksi yang terjadi (contoh kalimat: I had my house renovated last week).

Auxiliary Verb
Auxiliary merupakan kata kerja yang muncul sebelum main verb (kata kerja utama). Kata kerja bantu ini dapat dibedakan menjadi:
a.       primary auxiliary (be, do, have): menguatkan makna kata kerja utama
b.       modal (can, could, may, might, will, would, shall, should, must): mengekspresikan willingness (kemauan), ability (kemampuan), necessity (kebutuhan), dan possibility (kemungkinan).
c.       phrasal modal (be able to, be going to, ought to, used to, etc): modal verb yang terdiri dari lebih dari satu kata.
d.       Gabungan auxiliary dengan main verb  disebut verb phrase.

Verb Voices
Voice berguna menyatakan apakah suatu subject of a sentence melakukan atau menerima aksi. Adapun dibedakan menjadi:
a.       Active Voice: subject melakukan aksi (contoh kalimat: I have cleaned your thick book).
b.       Passive Voice: subject menerima aksi (contoh kalimat: The book was edited by Beatrice Sparks).

Verb Moods
Moods dalam bahasa Inggris antara lain:
a.       Imperative: untuk memberikan perintah, peringatan, nasehat, instruksi, maupun permintaan (contoh kalimat: Sit down! Don’t be careless).
b.       Subjunctive: untuk mengekspresikan unreal situation (conditional, wish, as if / though), requirement, maupun suggestion contoh kalimat: I wish the teacher were nice to me).
c.       Indicative: untuk membuat pernyataan, penyanggahan, maupun pertanyaan (contoh kalimat: The weather is cold).

Verbal
Verbal, kata yang terbentuk dari kata kerja yang berfungsi sebagai part of speech lain, terdiri dari:
a.       Gerund: berfungsi sebagai noun (contoh kalimat: I hate waiting).
b.       Infinitive: berfungsi sebagai noun, adjective, atau adverb (contoh kalimat: To travel is a bad idea).
c.       Participle: berfungsi sebagai adjective (your broken smile).

4.    Adjective
Adjective adalah kata yang digunakan untuk menerangkan noun atau pronoun yang dapat berupa orang (person), tempat (place), binatang (animal), benda atau konsep abstrak. Kata sifat bahasa Inggris ini merupakan satu dari delapan part of speech.

Macam-Macam Adjective
a.       Stative dan dynamic adjective: stative mencirikan kondisi yang cenderung permanen (small, black, tall), sedangkan dynamic berhubungan dengan tingkah laku (foolish, friendly, playful).
b.      Inherent dan non-inherent adjective: inherent mencirikan secara langsung nounyang diterangkannya (someone special = special mencirikan someone secara langsung ~ someone who is special), sedangkan non-inherent kebalikannya (my old friend = bukan “my friend who is old”, melainkan old mencirikan friendship yang telah berlangsung lama).

Adjective Phrase dan Compound Adjective
Adjective mungkin berbentuk sederhana (dark, hot, young), atau berbentuk frasa. Frasa adjective, disebut adjective phrase, merupakan kombinasi dari adjective sebagai head dan modifier dan/atau determiner.
Contoh Adjective Phrase:
a.       very dark chocolate
b.      many young married couple
Selain itu, dua adjective mungkin dapat bergabung untuk membentuk kata baru yang disebut compound adjective.
Contoh Compound Adjective:
a.       part-time jobs
b.      oil-free lotion
Adjective Position
Kata sifat mungkin menempati salah satu posisi:
a.       Attributive: diletakkan di depan noun (beautiful girls)
b.      Postpositive: dibelakang noun tanpa disela linking verb (someone special)
c.       Predicative: diletakkan setelah noun dengan disela linking verb (contoh kalimat: The lady is beautiful)
Adjective Order
Jika ada lebih dari satu adjective di depan noun, kita perlu mengikuti adjective order, yakni urutan adjective berdasarkan kategori: opinion, size, age, shape, color, origin, material, purpose.
Contoh Adjective Order:
two happy small blue birds (opinion – size – color)
Adjective Degree
Untuk menyatakan perbandingan, dapat digunakan adjective dalam bentuk:
a.       positive degree: membandingkan kesetaraan (She is as good as you in math.)
b.      comparative degree: untuk membandingkan dua hal (Today should be betterthan yesterday.)
c.       superlative degree: untuk membandingkan tiga hal atau lebih (He was the bestof all of us.)
Adjective Clause
Adjective Clause merupakan dependent clause yang berfungsi sebagai adjective, untuk menjelaskan noun atau pronoun di dalam complex sentence.
Contoh Kalimat Adjective Clause:
The student who always goes to school by bus is my friend.
Klause ini mungkin direduksi (dipersingkat) — reduced adjective clause  dengan menghilangkan relative pronoun dan mengubah kata kerja yang digunakan menjadiparticiple.
Contoh Kalimat Reduced Adjective Clause:
The student always going to school by bus is my friend.

5.   Adverb
Adverb adalah kata yang berfungsi untuk mendeskripsikan verb (kata kerja), adjective (kata sifat), atau adverb lain. Kata keterangan bahasa Inggris ini merupakan satu dari delapan part of speech yang mungkin berbentuk sederhana (fast, there, usually), atau berbentuk frasa (adverb phrase).
Macam, Fungsi, dan Contoh Adverb
Berikut macam, fungsi, dan contoh adverb.
a.       Time (waktu): menyatakan waktu terjadinya suatu kegiatan/peristiwa (now, today, yesterday).
b.      Manner (cara): menyatakan cara suatu kegiatan dilakukan atau peristiwa terjadi (automatically, beautifully, fast).
c.       Degree (derajat): menyatakan sampai seberapa jauh (tingkatan atau derajat) suatu kegiatan/peristiwa (absolutely, barely, really).
d.      Modality (harapan): menyatakan tingkat keyakinan/harapan (likely, maybe, probably).
e.       Frequency (frekuensi): menyatakan seberapa sering suatu kegiatan atau peristiwa dilakukan atau terjadi (always, often, rarely).
f.       Place & Direction (tempat & arah): menyatakan tempat dan arah terjadinya suatu kegiatan/peristiwa (here, in, somewhere).
g.      Purpose: menjawab pertanyaan “why” (for a reason, to buy some clothes).
h.      Focus: menunjukkan bahwa apa yang dibicarakan terbatas pada bagian yang difokuskan (also, just, only).
Contoh Kalimat Adverb:
a.       Please call me later, I’m studying now. (Tolong hubungi saya nanti, saya sedang belajar sekarang.)
b.      He is watching the football match there. (Dia sedang menonton pertandingan sepakbola disana.)
Adverb Placement & Order
Adverb Placement: adverb mungkin dapat ditempatkan di awal (Maybe I call her tonight), tengah (They’ve recently went home), atau akhir kalimat (He always drives fast). Jika ada lebih dari satu kata keterangan di dalam suatu kalimat, kita perlu mengikuti aturan adverb order: manner – place – frequency – time – purpose.
Contoh Kalimat Adverb Order:
I took the cooking course for three days every week last month. (Saya mengambil kursus memasak selama tiga hari seminggu bulan lalu.)
Adverb Degree
Untuk menyatakan perbandingan, dapat digunakan adverb dalam bentuk:
a.       positive degree: membandingkan kesetaraan (She walks as slowly as a turtle.)
b.      comparative degree: untuk membandingkan dua hal (She walks slower than a turtle.)
c.       superlative degree: untuk membandingkan tiga hal atau lebih (She runs themost slowest in my class.)
Adverbial Clause
Adverbial Clause merupakan dependent clause yang berfungsi sebagai kata keterangan dan memberikan informasi tentang verb, adjective, atau kata keterangan lain pada independent clause di dalam suatu complex sentence.
Contoh Kalimat Adverbial Clause:
When he didn’t come last night, he notified by phone. (Ketika dia tidak datang semalam, dia mengabari melalui telepon.)
Mempersingkat adverbial clause (reduced adverbial clause) dapat dilakukan dengan syarat di dalam complex sentence hanya terdapat satu subject.
Contoh Kalimat Reduced Adverbial Clause:
When not coming last night, he notified by phone. (Ketika tidak datang semalam, dia mengabari melalui telepon.)

6.    Common Prepositions
Common prepositions adalah sejumlah preposition yang paling sering digunakan dalam bahasa inggris. Kata depan bahasa Inggris ini mungkin dapat digabungkan dengannoun untuk membentuk noun phrase (noun + preposition + …), denganadjective untuk membentukadjective phrase (adjective + preposition + …), atau dengan verbuntuk membentuk phrasal verb (verb + preposition).
Contoh Kalimat Preposition dan Artinya
Abjad A
Contoh Preposition
Arti Preposition
Contoh Kalimat Preposition dan Artinya
aboard
[tempat] di atas, naik ke atas
The man is aboard the roof.
(Pria itu di atas atap.)
about
[tempat] di seputar, di dekat
The children are playing about my home.
(Anak-anak bermain di sekitar rumahku.)
tentang, mengenai
I’m really curious all the things about him.
(Saya benar-benar penasaran segala hal tentang dia.)
above
[tempat] di atas benda lain
The sun is shining above us.
(Matahari bersinar di atas kita.)
[tempat] sebelumnya
/diatasnya (tulisan)
Do Lesson 2 in page 123 and see above if you’re not understand!
(Kerjakan latihan 2 pada halaman 123 dan lihat apa yang tertulis sebelumnya jika kamu tidak mengerti!)
di atas (ukuran vertikal)
The IQ score becomes a proof that his intelligence is above average.
(Skor tes IQ menjadi bukti bahwa kecerdasannya diatas rata-rata.)
above
/over
[tempat] di atas
/lebih tinggi dari
The weed grow up above/over his fence.
(Rumput liar tumbuh lebih tinggi dari pagar rumahnya.)
[tempat] tidak menyentuh; kontradiksi dengan on
The curtain is hanging above/over the floor.
(Gordin menggantung di atas lantai.)
after
[waktu] sesudah
He will be back to the office after lunch.
(Dia akan kembali ke kantor setelah makan siang.)
against
[tempat] menempel pada
He sits against the wet floor.
(Dia duduk menempel pada lantai yang basah.)
melawan, melanggar
Ferry was arrested by police because he is often against the law.
(Ferry ditangkap polisi karena dia sering melanggar hukum.)
along
[tempat] di sepanjang
Mecca drives along the Surapati street.
(Mecca berkendara sepanjang jalan Surapati.)
alongside
[tempat] di tepi
She is crying alongside Mahakam river.
(Dia sedang menangis di tepi sungai Mahakam.)
amid(st)
[tempat] di tengah
The table is put amid(st) of the dinning room.
(Meja tersebut diletakkan di tengah ruang makan.)
among
[tempat] diantara: seragam, diantara tiga atau lebih
Ibrahim is the most talkative among his friends.
(Ibrahim merupakan yang paling jago bicara diantara teman-temannya.)
[tempat] diantara: satu dari, sebagian dari, termasuk
Dhea has bad reputation among her friends.
(Dhea memiliki reputasi buruk diantara teman-temannya.)
around
/about
[tempat] dekat, berada di daerah bersangkutan, di sekeliling, di sekitar
He lives with housekeepers around/aboutthis street.
(Dia tinggal dengan para pembantu di sekitar jalan ini.)
[pergerakan] mengelilingi
/sekitar
He sailed around/about the world in 100 days.
(Dia berlayar mengelilingi dunia dalam 100 hari.)
sekitar
/kurang-lebih
His salary is around/about 1000 US$. (Gajinya sekitar 1000 US$.)
tindakan sia-sia
I hope she stops fooling around right now.
(Saya harap dia berhenti berbohong kemana-mana sekarang.)
as far as
sejauh, hingga
As far as I know, he is a vegetarian.
(Sejauh yang saya tau, dia seorang vegetarian.)
at
[tempat] terletak pada suatu ukuran/batasan yang tidak jelas
at Bandung Super Mall, at the top of the page
[tempat] dipakai dengan benda-benda yang sulit ditempati di atas/dalamnya
at the door
[tempat] tempat (umum) beraktivitas
at home, at work, at school
[tempat] titik tertentu
at the bus stop, at the airport
[tempat] possessive
at Fifin’s house
[tempat] posisi
at the bottom (di dasar), at the top (di puncak)
[waktu] jam
at 9 in the morning, at 09:00, at 9 o’clock
[waktu] hari, bagian hari
at midday, at noon, at night, at midnight
[waktu] hari libur dan raya
at lebaran, at new year, [ENG]at weekend
[waktu] at the end
(pada saat semua berakhir)
untuk kelompok aktivitas
at a meeting
Harga
at US$ 1000.00
Usia
at the age of 23
Level
at 50 milles
Rate
at an hour
away from
[tempat] jauh dari
Because I was accepted in ITB, I have to live away from home.
(Karena saya diterima di ITB, saya harus tinggal jauh dari
  rumah.)
menjauh dari
Get away from me!
(Menjauh dariku!)
away to
melaju ke/
menuju ke
He is walking away to Fitness center.


Abjad B
Contoh Preposition
Arti Preposition
Contoh Kalimat Preposition dan Artinya
behind
[tempat] di belakang
My car was parked behind the bookstore.
(Mobilku diparkir di belakang toko buku.)
tertinggal, kalah baik
Ami is not behind restaurant’s chef in cooking skill.
(Ami tidak kalah baik dengan koki restoran didalam kemampuan memasak.)
beside
[tempat] pinggir, di samping
Who is the man staring at mebeside Andy?
(Siapa pria yang sedang memperhatikanku di samping Andy?)
besides
selain, juga, di samping itu, selain daripada itu, termasuk didalamnya
Besides ninjutsu, she is also interested with capoeira and krav manga.
(Selain ninjutsu, dia juga tertarik dengan capoeira dan krav manga.)
below
[tempat] di bawah
His mathematic score is belowaverage.
(Nilai matematikanya dibawah rata-rata.)
beneath
[tempat] di bawah, lebih rendah daripada
His house is beneath the highway.
(Rumahnya lebih rendah daripada jalan raya.)
between
[tempat] diantara: berbeda dan terpisah, diantara dua; perbedaan diantara satu dengan lainnya
There are so many differencesbetween Dandy and his brother.
(Ada banyak perbedaan diantara Dandy dan saudara laki-lakinya.)
beyond
lewat, di luar jangkauan
She always gets the ideabeyond the normally people imagination.
(Dia selalu mendapat ide diluar jangkauan imajinasi manusia normal.)
by
[tempat] dekat; benda/hal lebih dekat ke benda lainnya
Yulia is happy when Ian stands by her.
(Yulia bahagia ketika Ian berada di dekatnya.)
[waktu] menjelang (pada/sebelum waktu)
Anisa will go back to Bandungby the end of this month.
(Anisa akan kembali ke Bandung menjelang akhir bulan ini.)
dengan (sarana)
Anna went to the museum bybus.
(Anna pergi ke museum naik bus.)
oleh, buah karya
Mereka Menuduh Saya was written by Susno Duadji.
(Mereka Menuduh Saya ditulis oleh Susno Duadji.)
sesuai dengan
He has tried to act by the script.
(Dia telah berusaha berakting sesuai dengan skenario.)
demi (menyatakan kata-kata dengan perasaan yang kuat)
By God who created the sky and the earth I proud of you!
(Demi Tuhan yang menciptakan langit dan bumi aku bangga padamu!)
by/past
[pergerakan] melewati
She drove past the train station last night.
(Dia berkendara melewati stasiun kereta semalam.)

7.    Conjunction
Conjunction adalah kata atau kelompok kata yang berfungsi menghubungkan dua kata, frasa (phrase), klausa (clause), atau paragraf (paragraph). Kata ini merupakan satu dari delapan part of speech bahasa Inggris.
Macam dan Contoh Kalimat Conjunction
Adapun macam dan contoh kalimat conjunction antara lain sebagai berikut.
Penjelasan Singkat
Contoh Kalimat Conjunction
Kata hubung ini digunakan untuk menghubungkan dua konstruksi
gramatikal yang sama yaitu: kata,
 phraseatau clause.
Contoh Conjunction:
for, and, nor, but, or, yet, so
I love running and swimming.
(Saya suka lari dan berenang.)
She loves her job, but it doesn’t pay enough money.
(Dia suka pekerjaannya tapi pekerjaannya tersebut tidak membayarnya cukup uang.)
Kata hubung ini digunakan berpasangan untuk menunjukkan hubungan antara dua kata, phrase, atau clause.
Contoh Conjunction:
as… as, between… and…, both… and…, either… or…, from… to…, neither… nor…
Diana is as beautiful as her sister.
(Diana secantik saudaranya.)
Both Mirza and Vina are currently taking English classes.
(Baik Mirza maupun Vina saat ini sedang mengambil kelas bahasa Inggris.)
Kata hubung ini digunakan untuk membangun hubungan ide antara dependent clause denganmain clause.
Contoh Conjunction:
after, although, before, if, otherwise, so that, when, where, while
Nobody knows where she lives now.
(Tak seorangpun tau dimana dia tinggal sekarang.)
I will call you when I get home.
(Saya akan menghubungimu ketika saya sampai di rumah.)
Adverbial Conjunction / Conjunctive Adverb / Connecting Adverb
Kata hubung berfungsi pula sebagaiadverb. Sebagai kata hubung, kata ini berfungsi untuk menghubungkan dengan logis dua independent
clause
, sedangkan sebagai adverb, untuk menerangkan clause kedua.
Contoh Conjunction:
also, however, rather, thus
She’s not bad; rather, she’s very kind.
(Dia tidak jahat; sebaliknya, dia sangat baik.)


8.    Interjection
Interjection adalah ucapan pendek yang digunakan untuk mengungkapkan emosi. Kata seru bahasa Inggris ini merupakan satu dari delapan part of speech. 
Penggunaan Interjection
Interjection yang lebih banyak digunakan pada speaking daripadawriting (sangat jarang pada formal atau academic writing), bisa berdiri sendiri maupun masuk di dalam kalimat. Jika berada di dalam kalimat, interjection tidak atau hampir tidak memiliki hubungan gramatikal dengan kalimat tersebut.
Tanda Baca pada Interjection
Interjection biasa diikuti oleh tanda baca koma (comma) atau seru (exclamation mark). Kadang-kadang dapat diikuti oleh tanda tanya (question mark). Koma biasanya untuk mild interjection dimana kebanyakannya berupa parenthetical element yang dipisahkan oleh satu koma jika terletak pada awal kalimat atau satu set koma jika terletak di tengah kalimat, sedangkan tanda seru digunakan padastrong interjection untuk mengungkapkan seruan yang lebih kuat seperti terkejut, marah, kegembiraan, maupun perasaan mendalam lainnya. Kadangkala ekspresi terkejut dapat pula dengan menggunakan tanda tanya.
Contoh Interjections
Beberapa contoh interjection dalam kalimat sebagai berikut.
Contoh Interjection
Arti
Contoh Interjection dalam Kalimat
ah
ekspresi senang
“Ah, the weather is good.”
aha
mengerti, keberhasilan
“Aha! Then you act as if you don’t know anything.”
alas
ekspresi sedih atau kasihan
“Alas, he failed.”
argh
ekspresi kesal, marah, frustasi
“Argh, I did many mistakes!”
aw
menyesal atau kasihan pada orang lain
“Aw, you make her cry.”
bah
meremehkan, jengkel
“Bah, he makes me laugh!”
boo
penolakan, penghinaan
“Boo, get away from here!”
dear
ekspresi terkejut atau kasihan
“oh dear, are you ok?”
eek
terkejut, takut
“eek, a cockroach on my foot!”
eh
meminta pengulangan atau konfirmasi
“Eh? I didn’t hear you.”
er
ekspresi ragu-ragu
“His name is…er…Deni.”
ew, eww
Jijik
“eww, your socks smell bad.”
grr
marah, menggeram
“grr, I’ll smack him!”
hello
ekspresi sambutan
“Hello. How are you?”
hey
meminta perhatian
“Hey! He comes!”
ekspresi terkejut
“Hey! It’s cool.”
hi
ekspresi sambutan
“Hi! Come and join us.”
hmm
ekspresi ragu-ragu atau ketidaksetujuan
“Hmm. I’ll answer you later.”
huh
terkejut acuh tak acuh
“huh, you’re great.”
konfirmasi
“You made her angry, huh?”
mm
ekspresi senang
“mmm, this cake is yummy.”
oh, o
ekspresi terkejut
“Oh! It was you.”
ekspresi perkiraan
“Oh, around 21 milles.”
ekspresi rasa sakit
“oh, I’m dizzy.”
ooh
Takjub
“Ooh, the most advanced car that I’ve ever seen.”
ooh-la-la
olok-olok halus
“In red top to toe? Ooh-la-la!”
oops
terkejut dengan kesalahan sendiri
“Oops, I stepped your shoes.”
ouch
ekspresi rasa sakit
“Ouch! It hurts!”
oy
meminta perhatian
“Oy! Look at me!”
pff
Tidak terkesan
“Pff, My little brother can do better than him.”
tsk-tsk, tut-tut
Kecaman
“Tsk-tsk, he made me wait for two hours.”
uh
ekspresi ragu-ragu
“Uh. I’ve no clue.”
uh-huh
ekspresi setuju
A: “Should we come to the meeting?”
B: “uh-huh.”
uh-oh
khawatir, cemas
“uh-oh, the debt collector will arrive soon.”
um, umm
ekspresi ragu-ragu
“He lives on…um…Wolter Monginsidi Street.”
well
ekspresi terkejut
“Well you really do that!”
whoa
bingung, heran, takjub
“Whoa, she made it byherself”
wow
Terkejut
“wow, It’s great idea.”









9. Sentences
Menurut Ilmu Bahasa, sentence (kalimat) adalah sekumpulan kata yang mempunyai paling sedikit satu subjek dan satu predikat serta mengandung pengertian yang sempurna (lengkap). Sebuah kalimat diawali dengan huruf besar dan diakhiri dengan titik.
Atau didalam wikipedia ada dijelaskan akan tetapi saya tidak mendapati yang berbahasa Indonesia dan hanya mendapati yang berbahasa Inggris. Adapun yang tertulis didalam wikipedia adalah sebagai berikut : In linguistics, a sentence is a grammatical unit of one or more words, bearing minimal syntactic relation to the words that precede or follow it, often preceded and followed in speech by pauses, having one of a small number of characteristic intonation patterns, and typically expressing an independent statement, question, request, command, etc. Sentences are generally characterized in most languages by the presence of a finite verb.

Pembagian Kalimat
1.      Simple Sentence (Kalimat Sederhana) yaitu kalimat yang hanya mengandung satu verb (kata keja) utama yang mencerminkan adanya satu gagasan saja.
2.      Compound Sentence (Kalimat Majemuk) yaitu kalimat yang mengandung dua verb utama atau lebih yang menggambarkan 2 gagasan atau lebih yang disambungkan dengan kata sambung (conjunctions).
3.      Complex Sentence (Kalimat Sempurna) yaitu kalimat yang mengandung 1 main clause (kalimat induk) dan 1 atau lebih anak kalimat yang dihubungkan dengan Kata Ganti Penghubung (Relative Pronouns).
4.      Complex-Compound Sentence (Kalimat Majemuk Sempurna) yaitu kalimat gabungan antara kalimat majemuk dan kalimat sempurna yaitu kalimat yang terdiri dari 1 atau lebih kalimat utama dan 1 atau lebih anak kalimat .

Perhatikan contoh-contoh kalimat berikut ini:
a.       Jean is in the house (simple sentence)
b.      It’s starting to rain and I have left my deck-chair outside (Compound Sentence)
c.       The suspect denied that he had been in the neighborhood (Complex Sentence)
d.      The man stole the jewelry and he did it in his home until he could safely get out of town. (Complex-Compound Sentence)

Pembagian Kalimat Berdasarkan Fungsi Penggunaannya
1.      Declarative Sentence (Statement) – yaitu kalimat berita atau pernyataan, yang positif maupun negatif, yang benar atau bohong. Posisi Subjek kalimat sebelum kata kerja kalimat tersebut.
2.      Interrogative Sentence (Question) – yaitu kalimat pertanyaan. Kalimat ini terbagi lagi menjadi Yes/No Question (Kalimat yang jawabannya yes/no yang diawali dengan Auxiliary), Information Question (Kalimat tanya yang jawabannya memerlukan keterangan dan diawali dengan kata tanya), dan Embedded Questions (Pertanyaan di dalam sebuah pernyataan).
3.      Exclamatory Sentence (Exclamation) – yaitu kalimat yang menyatakan seruan atau ucapan yang spontan karena heran, kagum, terkejut, sedih, dll.
4.      Imperative Sentence (Command) – yaitu kalimat perintah yang mencakup kalimat permohonan, doa dan sebagainya.

Perhatikan contoh-contoh kalimatnya berikut ini:
a.       How many spoons are in that box? (Question – Information Question)
b.      Are you alone? (Question – Yes/No Question)
c.       What good boy! (Exclamation)




BAB III
PENUTUP


1.        Kesimpulan
Parts of Speech dalam bahasa Inggris berarti jenis-jenis kata atau kelas-kelas kata. Disebut parts of speech karena bagian-bagian dari ucapan atau bagian-bagian kalimat (ingat, pada dasarnya kalimat dalam bahasa adalah kalimat yang diucapkan, bukan dituliskan), karena kata-kata ini merupakan suatu sistem yang diperlukan untuk membentuk sebuah kalimat, tanpa melihat apa tugas atau fungsinya masing-masing.
Ada beberapa jenis dari Parts of speech yaitu noun, adjective, adverb, pronoun, dan lain sebagainya. Setiap jenis memiliki arti dan fungsi yang berbeda-beda.
Sentence (kalimat) adalah sekumpulan kata yang mempunyai paling sedikit satu subjek dan satu predikat serta mengandung pengertian yang sempurna (lengkap).

2.        Saran
Hendaknya kita lebih mempelajari bahasa Inggris agar kita mengetahui dan memahami, serta dapat menggunakannya, karena bahasa Inggris adalah bahasa Internasional.


  




DAFTAR PUSTAKA

Sari Kelana,  2015, Part of Speech,Sekolah Tinggi Teknologi, Tangerang.

Definitions of  Basic Sentence parts.  http://grammar.ccc.commnet.edu/grammar/definitions.htm. Accessed on March 15, 2018.

Traditional Grammatical Parts of Speech.  http://web.cn.edu/kwheeler/. Accessed on March 15, 2018.

Parts of Speech. http://web2.uvcs.uvic.ca/elc/studyzone/330/grammar/parts.htm. Accessed on March 15, 2018.


 FILE bisa download disini

























BAB. I
PENDAHULUAN


1.1       Latar belakang
Tema pemikiran-pemikiran keynes dipilih selain untuk memenuhi syarat pemenuhan tugas perkuliahan, juga sebagai sarana agar meningkatkan wawasan mengenai sejarah-sejarah pemikiran keynes yang tentunya sebagai materi perkuliahan yang dibagi dalam bentuk kelompok.

1.2       Rumusan masalah
A.    Apa saja karya-karya keynes ?
B.    Bagaimana Kritikan Keynes Terhadap teori Klasik ?
C.    Bagaimana Peran pemerintah dalam perekonomian saat ini (keynes) ?

1.3       Tujuan makalah
Untuk menambah wawasan mengenai teori teori keynes dan sebagai pelengkap tugas perkuliahan.

  


BAB.II
PEMBAHASAN


2.1      Karya-karya keynes
            Keynes, tahun1913 menulis: indian currency and finance, yang memperlihatkan ketertarikan pada masalah moneter. Tulisan berikutnya tahun 1919 ia menulis tentang : A revision of the treaty. Kedua buku tersebut berdasarkan pengalaman dalam delegasi perdamaian Versailles (perdamaian untuk mengakhiri perang dunia I).

            Dalam buku the economic consequences of the peace keynes mengkritik cara yang digunakan pihak pemenang PD I (Amerika, Inggris, dan Prancis) untuk menekan negara yang kalah (Jerman) dengan mensyaratkan pembayaran hutang yang berat. Keynes meramalkan bahwa tindakan tersebut akan menimbulkan kemarahan dan dendam dari negara jerman. Ramalan itu terbukti dengan diprakarsainya PD II oleh Jerman sebagai bentuk wujud balas dendam.

            Tahun berikutnya ia menulis: A track on monetary reform, yang berisi keperihatinanya tentang perubahan daya beli uang. Tulisanya yang lain adalah A treatis of money (risalah uang) yang terbit tahun 1930. Buku ini terbit dalam dua volume, peran yang pertama menyajikan tentang arti dan peran uang dalam perekonomian murni sedangkan volume kedua membahas penerapanya dalam perekonomian.

            Pada tahun 1936, keynes menerbitkan bukunya yang paling terkenal: the general teory of Employment, interest, and money. Dalam buku itu diungkapkan bahwa penghasilan dan peluang/lowongan kerja itu ditentukan oleh jumlah pengeluaran swasta dan negara. Pendapat ini dinilai para ahli ekonomi dunia sebagai suatu penyimpangan dan tradisi Neo-Klasik dan akhirnya menciptakan mazhab baru, mazhab ekonomi moderen yang bisa disebut dengan mazhab Keynes.

            Selain buku-bukunya itu, keynes juga menerbitkan buku hasil pemikiranya berjudul:  how to pay for the war. Dalam bukunya itu keynes mengutarakan tentang tindakan atau cara untuk menghindari terjadinya inflasi pada zaman perang yakni dengan jalan tabungan paksa atau tabungan penangguhan.



            Ini semua membuat keynes menjadi terkenal sebagai salah satu tokoh ekonomi dunia. Sampai saat ini, teori-teori sampai buku-bukunya masih dipakai sampai saat ini oleh masyarakat dunia yang ingin mempelajari perkembanganekonomi sejak zaman dahulu sampai sekarang karena  hal ini sangat penting bagi kita yang ingin mempelajari sejarah dan perkembangan ekonomi.

Inti pokok pemikiran keynes
Pada hakikatnya, konsep teori Keynes dapat dipandang sebagai suatu teori tentang pendapatan dan kesempatan kerja. Inti pokok dalam sistem pemikiran dan konsep Keynes terdiri dari berbagai faktor penting, yaitu: 

a.        Hasrat berkonsumsi (propensity to consume)
Pendapatan total agregat sama dengan konsumsi total agregat ditambah investasi total agregat. Tingkat konsumsi bergantung pada hasrat seseorang untuk berkonsumsi, yang merupakan fungsi dari pendapatan. Begitu juga dengan tabungan, karena tabungan adalah sisa bagian dari pendapatan yang tidak digunakan untuk berkonsumsi.

b.      Tingkat bunga (interest) yang memiliki kaitan dengan dengan preferensi likuiditas (liquidity preference)
Tingkat bunga menurut Keynes bukanlah pencerminan dari penawaran tabungan dan permintaan investasi, melainkan tingkat bunga merupakan variabel bebas (independent) dari kedua hal tersebut. Tingkat tabungan adalah suatu fenomena moneter yang tergantung dari keinginan orang menahan tabungannya dalam bentuk dana likuiditas. Sehingga tingkat bunga tergantung dari preferensi likuiditas.

c.       Efisiensi marginal dari investasi modal (marginal efficiency of capital)
Tingkat investasi ditentukan oleh efisiensi marginal dari investasi modal, yang dipengaruhi oleh ekspektasi investor tentang laba yang akan diperoleh di masa depan dari investasi modal yang bersangkutan. Jelaslah bahwa ekspektasi tersebut adalah yang positif dan menguntungkan investor itu.

d.      Preferensi Likuiditas (Liquidity Preference)
Pada saat masa aliran monetarisme, timbul pertanyaan mengenai demand for money dan supply of money. Pertanyaan ini dijawab oleh Keynes dengan teorinya, liqudity preference, yang menjelaskan tentang bagaimana tingkat bunga ditentukan dalam jangka pendek dan tingkat bunga tersebut disesuaikan untuk menyeimbangkan demand for money dan supply of money.



Teori ini menegaskan bahwa tingkat bunga adalah salah satu determinan dari berapa banyak uang yang ingin dipegang orang, alasannya karena tingkat bunga merupakan opportunity cost dari memegang uang. Ada tiga motif orang yang memegang uang: Motif transaksi, motif berjaga-jaga, dan motif spekulasi.

e.       Tentang Upah
Kaum klasik mengatakan bahwa pengangguran tinggi karena upah yang kaku (wage rigidity), yang disebababkan oleh adanya aturan upah minimum (minimum wage), kontrak kerja, dan serikat pekerja (labor union).

Keynes menolak semua pendapat klasik yang di atas. Keynes berpendapat bahwa upah nominal lah yang mengikat pekerja dan menyebabkan pengangguran. Sehingga untuk menurunkan pengangguran, solusinya adalah menurunkan upah riil dengan cara menurunkan upah nominal lebih besar dari tingkat inflasi.

f.        Tentang Tabungan (Saving)
Menurut Keynes, tingkat saving harus lebih tinggi dari plan investmen. Tapi juga tidak baik kalau tingkat saving-nya itu berlebihan, karena akan berdampak pada terjadinya resesi perekonomian bahkan terjadi depresi.

2.2 Pokok-Pokok Ajaran Keynes
Inti pokok dari ajaran Keynes adalah sebagai berikut :
1.   Pendapatan total tergantung dari volume kesempatan kerja total
2.  Kecenderungan untuk berkonsumsi ( propensiti to Consume = PTC ), dimana jumlah pengeluaran untuk konsumsi tergantung pada tingkat pendatan, demikian halnya pada kesempatan kerja total.
3.   Kesempatan kerja total tergantung pada permintaan efektif total (D), yang terdiri dari dua bagian yaitu : (a) pengeluaran untuk Konsumsi (D1) dan (b) pengeluaran untuk inventasi (D2), Sehingga : D  =  D1   +   D2
4.   Dalam keadaan keseimbangan (equilibrium) permintaan total (aggregate demand = D) sama dengan aggregate supply = Z).
                                    jika      :           D  =  D1  +   D2   atau  D2  =  D – D1
                       Maka  :           D  =  Z,   sehingga        D2  =  Z – D1
5.   Dalam keadaan keseimbangan (equilibrium), penawaran total sama dengan permintaan total dan permintaan total  dideterminasi oleh kecendrungan untuk mengkonsumsi (PTC) dan volume inventesi. Dengan demikian, maka volume kesempatan kerja tergantung pada : (a) fungsi penawaran total (aggregate supply function), (b) kecendrungan untuk berkonsumsi (the propensity to consume), dan (c) volume investasi
6.   Fungsi penawaran total tergantung pada kondisi-kondisi fisik penawaran dan kecenderungan untuk berkonsumsi adalah relatif stabil dan oleh karenanya fluktuasi-fluktuasi pada kesempatan kerja terutama tergantung pada volume inventasi.
7.   Volume inventasi tergantung pada : (a) efisiensi marginal modal atau  marginal efficency of  capital = MEC, dan (b) suku bunga (interest).
8.   Efisiensi marginal modal tergantung pada : (a) harapan tentang hasil laba, dan (b) biaya pengganti aktiva modal.
9.  Suku bunga tegantung pada : (a) jumlah uang, dan (b) keadaan preferensi likuiditas.

2.3      Kritikan Keynes Terhadap teori Klasik
            Kaum klasik percaya bahwa perekonomian yang dilandaskan pada mekanisme pasar akan mencapai keseimbangan, sehingga kegiatan produksi akan menciptakan daya beli terhadap produksi yang dihasilkan. Daya beli itu diperoleh atas balas jasa untuk faktor-faktor produksi seperti upah, suku bunga, sewa tanah, dan balas atas faktor produksi lainya. Pendapatan yang diperoleh akan seluruhnya dibelanjakan.

            Dalam posisi tidak terjadi kelebihan maupun kekurangan permintaan. Walaupun terjadi hanya bersifat sementara karena akan ada tanga tak kentara yang membawa perekonomian kembali pada posisi keseimbangan. Semua tenaga kerja terserap secara penuh (fully employed). Kalau ada yang tidak bekerja, mereka menerima perkerjaan walau dengan gaji/upah rendah daripada mereka menganggur dan tidak memperoleh pendapatan. Hal ini mendorong perusahaan mempekerjakan mereka lebih banyak.

            Teori J.B say yang menekan bahwa setiap penawaran akan menciptakan permintaannya sendiri dikeritik oleh keynes sebagai salah satu yang keliru. Dalam kenyataan biasanya permintaan lebih kecil dari penawaran dan tidak semua pendapatan itu dibelanjakan melainkan juga dijadikan sebagai Saving. Hal ini berarti jumlah konsumsi lebih kecil dari pendapatan dimana tidak semua priduksi diserap masyarakat. Terbukti pada tahun 1992- 1930 saat terjadi kelebihan produksi dalam jumlah  besar sedangkan daya beli masyarakat yang terbatas. Hal ini menyebabkan banyak perusahaan yang mengurangi jumlah produksinya dengan mengurangi jumlah pekerja.


a.      Kritikan mengenai jumlah tabungan dan investasi
Pendapat klasik bahwa jumlah tabungan akan selalu sama dengan jumlah investsi dibantah keynes. Alasannya perilaku rumah tangga menabung berbeda dengan perilaku investor.pengusaha atau ivestor melakukan investasi didorong oleh keinginan untuk mendapatkan laba sedangkan sektor rumah tangga melakukan penabungan didorong oleh berbagai motif yag berbeda seperti motif berjaga-jaga.

b.      Kritikan keynes mengenai ful-employment
Keynes berpendapat bahwa tidak ada mekanisme penyesuaian otomatis yang menjamin bahwa perekonomian akan mencapai keseimbanga pada tingkat penggunaan kerja penuh (full-employment) hal tersebut yang dibantah Keynes  bahwa analisis kaum klasik yang semacam itu yang mana  didasarkan pada pengandaian-pengandaian yang keliru dengan kenyataan dalam kehidupansehari-hari.

c.        Kritikan keynes terhadap teori klasik
Kaum klasik percaya bahwa perekonomian yang dilandaskan pada kekuatan mekanisme pasar akan selalu menuju keseimbangan. Dalam posisi keseimbangan, kegiatan produksi secara otomatis akan menciptakan daya beli untuk membeli barag-barang yang dihasilkan. Hal tersebut yang dibantah oleh keynes karena biasanya permintaan lebih kecil dari penawaran, sebagian dari pendapatan yang diterima masyarakat akan ditabung untuk spekulasi dan tidak semuanya untuk dikonsumsi.

            Hal ini menyebabkan tingkat pengangguran dalam jumlah besar dan penurunan pendapatan masyarakat secara drastis. Puncaknya kemerosotan ekonomi terjadi pada tahun 30-an dimana hampir seluruh negara-negara produksi mengalami depresiasi secara besar-besaran.

            Hal ini menyebabkan bahwa ada orang yang dengan teori klasik dan neo-klasik. Menurut Keynes, teori say hanya berlaku untuk perekonomian tertutup sederhana yang terdiri  dari sektor rumah tangga dan perusahaan saja. Namun perekonomian masyarakat maju yang telah mengenal tabungan maka sebagian pendapatan akan ditabung sehingga arus pengeluaran tidak sama denga jumlah pendapatan yang dirumuskan dalam bentuk Yd-C=S.

            Pendapat keynes tersebut dibantah oleh kau klasik dengan dalih bahwa tabungan tersebut akan dihimpun oleh lembaga keuangan dan akan disalurkan pada investor sehingga tabungan akan selalu sama denga investasi. Dengan demikian investasi akan menyebabkan keseimbangan kembali terwujud.

            Keynes membantah pandangan klasik tersebut karena motif orang menabung tidak sama dengan motif orang berinvestasi. Pengusaha berinvestasi dengan motif memperoleh keuntungan sedangkan rumah tangga menabung dengan motif beragam salah satunya untuk berjaga-jaga, misalnya untuk menghadapi kecelakaan. Perbedaan motif ini menyebabkan jumlah tabungan tidak sama dengan jumlah investasi. Kalaupun jumlahnya sama itu hanya kebetulan bukannya keharusan.

            Keynes juga mengkritik pandangan kaum klasik yang mengatakan full employment akan selalu tercapai. Dalam kenyataannya pasar tenaga kerja tidak selamanya tercapai full employment. Dimanapun para pekerja mempunyai serikat kerja yang selalu memperjuangkan kepentingan buruh dari penurunan tingkat upah. Yang berarti tidak semua buruh akan bersedia bekerja pada tingkat upah yang ditawarkan perusahaan.

            Bila tingkat upah diturunkan maka pendaptan masyarakat akan turun sehingga daya beli dan konsumsi terhadap produk yang dihasilkan berkurang. Akhirnya akan mendorong turunnya harga-harga. Kalau harga-harga turun, maka produktifitas tenaga kerja juga menurun. Hal ini akan menyababkan perusahaan melakukan raionalisasi untuk menghemat biaya produksi dengan memberhentikan sebagian karyawan. Maka pengangguran tingkat akan semakin besar (tidak terjadi full employment).

2.4  Peran pemerintah dalam perekonomian saat ini (keynes)
            Dari hasil pengamatan tentang depresi ekonomi maka Keynes merekomendasikan agar perekonomian tidak diserahkan begitu saja pada mekanisme pasar. Hingga batas tertentu peran pemerintah justru diperlukan. Misalnya kalau terjadi pengangguran maka pemerintah bisa memperbesar pengeluarannya untuk proyek-proyek padat karya sehingga sebagian pengangguran mendapat pekerjaan yang akhirnya akan menambah pendapatan masyarakat. Dan jika harga-harg naik dengan cepat, maka pemerintah dapat menarik jumlah uang yang beredar dengan mengenakan pajak yang lebih tinggi sehingga inflasi tinggi tidak akan terjadi.

            Dari berbagai kebijaksanaan yang diambil, Keynes lebih mengandalkan kebijakan fiskal karena pemerintah dapat mempengaruhi jalannya perekonomian dengan menyuntikkan dana berupa pengeluaran pemerintah untuk proyek yang mampu menyerap tenaga kerja. Terutama dalam kondisi dimana sumber-sumber daya belum diserap secara penuh, kebijaksanaan ini sangat ampuh untuk meninggkatkan output dan memberantas pengangguran.

            Keynes menganggap campur tangan pemerintah merupakan keharusan terutama disaat perekonomian berjalan tidak sesuai seperti yang diharapkan. Dengan kata lain pemerintah bertanggung jawab sebagai pengendali jalannya perekonomian sehingga dapat berjalan sesuai dengan keinginan.

            Pokok-pokok pikiran Keynes tersebut di atas membawa beberapa pembaruan radikal dalam ilmu ekonomi. Yang pertama, mulai diperhatikannya dimensi global atau agregat (makro) dalam analisis ilmu ekonomi. Dengan demikian ilmu ekonomi telah berkembang menjadi ilmu ekonomi makro. Kedua, dimasukkannya peranan pemerintah dalam analisis ilmu ekonomi telah menimbulkan pentingnya peranan analisis kebijakan (policies analysis). Ketiga, dengan dirasa perlunya analisis kebijakan, maka dirasakan perlunya studi-studi empiric. Dengan demikian terjadi perubahan/penyempurnaan metodologi dalam analisis ekonomi, dari hanya mengandalkan metode deduktif menjadi juga menggunakan metode induktif. Tidak berlebihan jika Keynes dihormati sebagai bapak ilmu ekonomi makro, sekaligus ekonom perintis studi induktif.

Keynes dan pengikutnya berpendapat bahwa pemerintah seharusnya melakukan intervensi melalui kebijaksanaan fiskal dan moneter untuk mendorong kesempatan kerja penuh, stabilitas harga, dan pertumbuhan ekonomi. Mereka menyarankan, untuk memerangi depresi dan resesi ekonomi, seharusnya dilakukan dengan cara meningkatkan belanja pemerintah atau mengurangi pajak yang dapat menambah belanja konsumsi sektor swasta. Mereka juga menyarankan agar penguasa moneter menambah pasokan uang untuk menurunkan suku bunga dengan harapan agar kebijaksanaan itu mampu mendukung investasi. Untuk menghadapi inflasi yang disebabkan oleh permintaan keseluruhan yang berlebihan, pemerintah sebaiknya mengurangi belanja, meningkatkan pajak untuk mengurangi belanja konsumsi sektor swasta, atau mengurangi pasokan uang untuk meningkatkan suku bunga, yang akan dapat meredam belanja investasi berlebihan (Sastradipoera, 2007: 247).

  


BAB.III
PENUTUP


3.1       Kesimpulan
Berdasarkan hasil pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa:
Keynes dikenal dengan jumlah hasil karya yang begitu banyak dan dari semua hasil karyanya ada salah satu yang sangat terkenal dimasyarakat dunia yaitu : The General Theory of Employment, Interest, and Money.
Keynes tidak sepakat dengan teori klasik yang menciptakan permintaanya sendiri, karena menurut pandangan keynes permintaan selalu lebih kecil daripada penawaran, oleh karena itu keynes membantah teori Klasik.
Keynes merupakan salah satu bapak ilmu ekonomi makro yang mencetuskan bahwa peran pemerintah sangat perlu dalam perekonomian.

3.2       Saran-saran.
Agar lebih mengerti tentang teori Keynesian maka perlu dipelajari lebih dalam pendekatan teori ini dengan penggunaan rumus matematis dan grafis dimana Keynes mengutarakan permasalahan pasar uang dan pasar tenaga kerja tersebut. Hal ini bertujuan untuk membandingkan pandangan Keynes dengan pandangan klasik dan neo-klasik sebelumnya.


  


DAFTAR PUSTAKA


http://www.philosophyresearcher.com/2013/12/pengantar-menuju-pemikiran-john-maynard.html (peran pemerintah dalam perekonomian saat ini keynes) diposting oleh Banin D. Sukmono.
http://srisarmitaworld.blogspot.co.id/2013/11/makalah-pemikiran-pemikiran-ekonomi_21.html (karya-karya keynes) diposting oleh Deliarnov. 2007.  Perkembangan Pemikiran Ekonomi. Jakarta: PT Raja Grafindo.

https://id.wikipedia.org/wiki/John_Maynard_Keynes (profil lengkap JM keynes) diposting oleh WIKIPEDIA

FILE bisa download di sini

Senin, 02 Juli 2018


KEDUDUKAN DAN PERAN PEMERINTAH DALAM MEMPERBAIKI KUALITAS PELAYANAN PUBLIK



BAB I
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang Masalah
Pemerintahan pusat adalah penyelenggara pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yakni Presiden dengan dibantu seorang Wakil Presiden dan oleh menteri- menteri negara. Atau dengan kata lain, pemerintahan pusat adalah pemerintahan secara nasional yang berkedudukan di ibu kota Negara Republik Indonesia.
Peningkatan kualitas pelayanan publik dapat diperbaiki melalui perbaikan manajemen kualitas jasa, yakni upaya meminimalisir kesenjangan antara tingkat layanan dengan harapan masyarakat dengan praktek penyelenggaraan layanan pun;ik yang ada. Kinerja organisasilayanan publik harus diukur dari outcome-nya, karena outcome merupakan variabel kinerja yang mewakili misi organisasi dan aktivitas oprasional, baik aspek keuangan dan nonkeuangan.
      Pelayanan publik pada dasarnya menyangkut aspek kehidupan yang sangat luas. Dalam kehidupan bernegara, maka pemerintah memiliki fungsi memberikan berbagai pelayanan publik yang diperlukan oleh masyarakat, mulai dari pelayanan dalam bentuk pengaturan atau pun pelayanan-pelayanan lain dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bidang pendidikan, kesehatan, utlilitas, dan lainnya. Berbagai gerakan reformasi publik (public reform) yang dialami negara-negara maju pada awal tahun 1990-an banyak diilhami oleh tekanan masyarakat akan perlunya peningkatan kualitas pelayanan publik yang diberikan oleh pemerintah.

1.2 Tujuan Penulisan
Berdasarkan latar belakang di atas, penulis memiliki tujuan sebagai berikut.
1.      Mengetahui tentang Kedudukan dan peranan Pemerintah
2.      Memahami upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik

1.3 Rumusan Masalah
Penulis mengambil masalah ini dengan rumusan masalah sebagai berikut.
1.      Bagaimana kedudukan dan peran pemerintah dalam memperbaiki pelayanan publik
2.      Apa saja upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik





BAB II
PEMBAHASAN


2.1. Kedudukan Pemerintah
Kedudukan pemerintah dalam peningkatan kualitas pelayanan publik sangatlah penting. Dalam pelaksanaan otonomi daerah, pemerintah pusat memiliki tiga fungsi kedudukan yaitu sebagai berikut.
a.       Fungsi Pelayanan
Fungsi pelayanan dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat dengan cara tidak diskriminatif dan tidak memberatkan serta dengan kualitas yang sama. Dalam pelaksanaan fungsi ini pemerintah tidak memberatkan serta tidak pilih kasih dan semua orang memiliki hak sama yaitu hak untuk dilayani, dihormati, diakui, diberi kesempatan (kepercayaan), dan sebagainya.
b.      Fungsi Pengaturan
Fungsi pengaturan memberikan penekanan bahwa peraturan tidak hanya kepada rakyat, tetapi juga kepada pemerintah sendiri. Artinya dalam membuat kebijakan lebih dinamis yang mengatur kehidupan masyarakat. Jadi, fungsi pemerintah adalah mengatur dan memberikan perlindungan kepada maysarakat dalam menjalankan hidupnya sebagai warga negara.
c.       Fungsi Pemberdayaan
Fungsi pemberdayaan dijalankan pemerintah dalam rangka pemberdayaan masyarakat. masyarakat tahu, sadar diri, dan mampu memilih alternatif yang baik untuk mengatasi atau meyelesaikan persoalan yang dihadapinya. Pemerintah dalam fungsi ini hanya sebagai fasilitator dan motivator untuk membeantu masyarakat menemukan jalan keluar dalam menghadapi setiap persoalan hidup.

Tiga fungsi diatas mencerminkan bahwa kedudukan pemerintah dalam pelayanan publik sangatlah vital dan harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta dilakukan dengan penuh tanggung jawab agar proses pelayanan publik dapat berjalan semaksimal mungkin.

2.2 Azas – azas dalam pelayanan publik
Sebagaimana dicantumkan dalam Pasal 4 Undang- Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, bahwa dalam rangka upaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat terdapat asas- asas yang harus dijadikan pedoman dalam pelayanan publik oleh aparat pemerintah, diantaranya:


Full version ( + Kasus dan Solusi) download disini: Download

Sabtu, 30 Juni 2018


ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN TEKNOLOGI

MAKALAH

ILMU ALAMIAH DASAR



DAFTAR ISI


Kata pengantar
Daftar isi
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Rumusan Masalah
BAB II PEMBAHASAN
2.1.Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi
2.2. Implementasi IPA dalam perkembangan IPTEK
2.3. IPTEK Masa Depan
2.4. Bioteknologi
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
DAFTAR PUSTAKA






 

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar belakang masalah
Ilmu alamiah atau sering disebut ilmu pengetahuan alam (natural science), merupakan pengetahuan yang mengkaji mengenai gejala-gejala dalam alam semesta, termasuk di muka bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. Ilmu Alamiah Dasar hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang essensial saja. Pada pembahasan kali ini kami akan membahas Ilmu Alamiah Dasar secara lebih spesisfik lagi, yaitu pembahasan mengenai Implementasi Ilmu Pengetahuan Alam dalam Perkembangan Teknologi.
Pada satu sisi, perkembangan dunia IPTEK yang demikian mengagumkan itu memang telah membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Meskipun ada dampak negatifnya atau kelemahan dari kemajuan IPTEK. Namun hal ini seolah diabaikan oleh manusia, faktanya tidak dipungkiri lagi IPTEK dikembangkan setiap waktu.

B.     Rumusan masalah
1.      Bagaimana implementasi IPA dalam perkembangan IPTEK?
2.      Bagaimana pengaruh IPTEK bagi Masa depan?
3.      Apakah pengertian dari bioteknologi?

C.    Tujuan penulisan
Tujuan pembuatan makalah ini dilaksanakan oleh para mahasiswa yang memiliki tujuan dan maksud tertentu. Adapun tujuan kami ialah:
Menuntaskan tugas mata kuliah Ilmu Alamiah Dasar.
Untuk mengetahui tentang pokok-pokok bahasan dalam rumusan masalah

Versi Full silahkan download disini : Download

Tanggal

Statistik

Popular Posts